Ego Membawa Konflik

Mementingkan diri sendiri akan menimbulkan masalah dalam kehidupan. Dalam hidup berumah tangga mau menang sendiri atau sikap mementingkan diri sendiri ini akan membuat konflik rumah tangga dan tidak jarang menghancurkan kehidupan rumah tangga. Ketika mengalami konflik yang berat, tidak jarang orang akan merasa depresi sehingga tidak berfikir panjang, bisa jadi akan lari dari kenyataan bahkan menghilangkan nyawanya sendiri. Bila mendapatkan bimbingan yang tepat akan sangat membantunya memperoleh jalan keluar terbaik. Bimbingan bisa datang dari Tuhan melalui doa pribadi, melalui rohaniwan atau melalui komunitas dan sahabat. Dalam pergulatan mencari jalan keluarnya, salah satunya melalui retret pribadi bercermin kepada Yesus Sang Imanuel, Dia yang adalah Tuhan merendahkan diri menjadi manusia hina supaya dekat dengan ciptaan-Nya dan juga supaya mereka meneladan hidup-Nya yang harus menderita sengsara, wafat untuk kemudian bangkit dengan mulia. Kebahagiaan diperoleh setelah berhasil melewati penderitaan,dan itu membutuhkan pengorbanan. Demikian juga dalam hidup berkeluarga, tidak ada kebahagiaan instan, perlu ditempa terlebih dahulu supaya tahan uji dan cobaan, yang nantinya akan berbuah manis seperti kebangkitan-Nya. Perlu bimbingan dari orang lain supaya kita semakin dimampukan untuk berkembang bersama menghadapi cobaan yang datang dalam hidup berkeluarga. (EA/IJ)

Baca Juga:  Refleksi Singkat Dari Peristiwa Badai Seroja

Start typing and press Enter to search