AMORIS LAETITIA KELUARGA: Pesan Bapa Suci Kepada Para Pasutri

Yang pasti, membesarkan anak bukanlah tugas yang mudah. Namun janganlah kita lupa bahwa mereka juga “membesarkan” kita. Keluarga tetap menjadi tempat utama dilaksanakannya pendidikan, melalui tindakan-tindakan sederhana yang lebih berbicara daripada kata-kata. Di atas segalanya, mendidik berarti menemani proses pertumbuhan, hadir untuk anak-anak dalam berbagai cara, untuk membantu mereka menyadari bahwa mereka selalu dapat mengandalkan orang tua mereka. Seorang pendidik adalah seseorang yang secara rohani “melahirkan” orang lain dan di atas segalanya, secara pribadi terlibat dalam pertumbuhan mereka. Bagi orang tua, penting untuk berelasi dengan anak dalam otoritas yang bertumbuh dari hari ke hari. Anak-anak perlu rasa aman yang memungkinkan mereka percaya kepada anda dan keindahan hidup anda bersama, dan kepastian bahwa mereka tidak akan pernah sendirian, apa pun yang akan terjadi.

Seperti yang telah saya tulis, kita menjadi semakin sadar akan identitas dan misi kaum awam dalam Gereja dan masyarakat. Anda memiliki misi untuk mengubah masyarakat dengan kehadiran anda di tempat kerja dan menjamin pemenuhan kebutuhan keluarga. Pasangan suami istri juga harus menjadi pelopor [bdk. Evangelii Gaudium 24] di paroki dan keuskupan melalui inisiatif dan kreativitas mereka, sebagai bentuk saling melengkapi karisma dan panggilan dalam pelayanan persekutuan gerejawi. Hal ini terutama berlaku bagi pasangan-pasangan yang, bersama dengan para gembala Gereja, “berjalan berdampingan dengan keluarga lain, untuk membantu mereka yang lebih lemah, untuk mewartakan bahwa, bahkan di tengah kesulitan, Kristus selalu hadir bagi mereka”. [Pesan Paus kepada peserta dalam Forum “Dimana kita berada dalam Amoris Laetitia?”]

Start typing and press Enter to search