Mata Hati: Melihat Apa Yang Tidak Bisa Dilihat Oleh Mata

Bagaimana persepsi Rm. Adrianus Andy Gunardi, Pr (Kornas ME Indonesia) mengenai fakta dengan gagasan tentang kekristenan?

Romo Andy menyampaikan bahwa fakta lebih penting daripada gagasan. Menjadi Kristen bukanlah hasil dari pilihan etis atau gagasan luhur, melainkan perjumpaan dengan suatu peristiwa, seseorang, yang memberi kehidupan cakrawala baru dan arah yang menentukan (Laudato Si’–Paus Benediktus).

Iman adalah anugerah Ilahi dan, oleh karena itu, akan selalu membutuhkan rahmat Tuhan. Kita beriman bukan karena kita paham, melainkan kita percaya kepada Dia yang menyampaikan kebenaran iman kita.  Iman akan selalu menantang kita untuk mengetahui lebih banyak, memahami lebih banyak, berperilaku lebih baik, dan menjadi diri sendiri yang lebih baik. Ia tidak akan pernah berhenti menuntut kita.

Tanpa iman, kita hanya mendengar suara pohon tumbang dan gagal melihat kebaikan benih yang membuat hutan menjadi lebat. Kita melihat angka-angka dalam laporan distrik/wilayah kita, namun kita benar-benar tidak dapat mengukur dampak WEME terhadap kehidupan orang lain. Kita tidak bisa sepenuhnya objektif. Untuk hal-hal yang tidak dapat kita lihat atau ukur, kita serahkan pada iman kita.

Semoga formasi ini turut membuka mata hati kita akan hakikat Worldwide Marriage Encounter yang sesungguhnya, karena hati yang melihat adalah hati yang mencintai dan bila ada cinta maka disitulah TUHAN hadir.  Ubi caritas et amor, ubi caritas Deus ibi est. (DS)

Start typing and press Enter to search